Beranda > Renungan > Sakit Hati

Sakit Hati


Sakit hati sering terjadi bila kita merasa bahwa seseorang telah melukai hati kita. Sakit hati dapat terjadi karena disengaja atau tidak disengaja. Seseorang dapat melukai hati kita dengan sengaja bila ia menghina, menjatuhkan, atau mengumpat kita. Tetapi, seseorang juga dapat melukai hati kita tanpa sengaja. Hal ini terjadi karena kita memiliki luka jiwa yang tidak kita sadari, sehingga ada kalanya perkataan atau tindakan seseorang dapat menyinggung luka tersebut.

Oleh sebab itu, bila kita merasa sakit hati, kita perlu melihat ke dalam diri kita terlebih dahulu untuk menemukan apakah ada “luka” yang terpendam. Bila ada luka dalam jiwa kita, maka kita perlu menghadapi luka hati kita ketimbang menyalahkan orang lain.

Bila tidak ada luka jiwa, maka kita dapat berkomunikasi dengan orang yang telah menyakiti hati kita. Orang yang menyakiti hati kita adalah orang yang paling dapat menyembuhkan hati kita. Sampaikan perasaan kita, bukan kemarahan kita. Mulailah dengan kata “saya”, jangan dengan kata “kamu” (“saya merasa…”). Langkah berikutnya adalah memaafkan orang yang bersalah kepada kita. Memaafkan berarti melepaskannya dari “tuntutan hati” kita dan membebaskan “utang”-nya kepada kita.

Kategori:Renungan Tag:
  1. Dea Imyut
    4 Februari 2010 pukul 10:31 PM

    Mas pinter dech.

    Q pengen.

  2. Chlara Imoet
    4 Februari 2010 pukul 11:10 PM

    Q sering disakiti hatiQ….tapi anehnya…orang yang nyakitin Q kok gak rumongso blas ya….diajak komunikasi malah menghindar…padahal Q gak dendam lohhh

  3. 4 Februari 2010 pukul 11:14 PM

    Tuch orang uda gila kali.

    Hahaha. . . . .

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: