Beranda > Renungan > Menerima Diri

Menerima Diri


Menurut buku yang pernah say abaca yaitu buku Karangan Thomas Harris yang berjudul “I am OK, You Are OK” mengatakan bahwa ada 4 tingkat dalam hubungan manusia dengan sesamanya.

Tingkat 1: Saya tidak OK, kamu OK.

Ini dimulai pada saat seseorang dilahirkan. Seorang bayi harus bergantung 100% kepada ibunya. Ia tidak dapat melakukan apa pun untuk dirinya sendiri maka ia melihat dirinya sendiri tidak OK, tetapi ibunya OK. Bila anak terhambat pada fase ini dan tidak bertumbuh, maka ia cenderung menjadi seorang yang rendah diri.

Tingkat 2: Saya tidak OK, kamu tidak OK.

Ketika anak bertambah besar, ia menemukan bahwa ibu atau ayahnya ternyata tidak OK. Sebab mereka tidak selalu menuruti atau menyenangkan hatinya. Hal ini berlaku jg dalam hubungannya dengan orang di sekitarnya. Bila ia terhambat pada fase ini, maka ia cenderung untuk melihat kehidupan ini dengan kacamata negatif.

Tingkat 3: Saya OK, kamu tidak OK.

Ketika anak menjadi dewasa dan memiliki pendidikan yang lebih baik daripada orangtuanya, ia menemukan bahwa ia lebih OK daripada orangtuanya atau sesamanya. Bila ia terhambat pada fase ini, maka ia cenderung menjadi orang yang sombong.

Tingkat 4: Saya OK, kamu OK.

Ini adalah sikap seorang yang dewasa di mana ia tidak hanya dapat menerima kelebihan atau kekurangan diri sendiri, tetapi juga menerima kelebihan dan kekurangan sesama. Ia dapat menerima orang yang berbeda pendapatnya tanpa merasa terancam.

Kategori:Renungan
  1. 4 Februari 2010 pukul 12:30 AM

    seorang dewasa kadang2 gak ok hehehe

  2. 4 Februari 2010 pukul 12:33 AM

    Masa’ cich,,?

    Apa coba alasannya,,?

  3. Chlara Imoet
    4 Februari 2010 pukul 12:55 AM

    Q berharap menjadi manusia yang Ok dan dikelilingi oleh manusia2 yang Ok pula….biar hidupQ jadi lebih Ok

  4. 4 Februari 2010 pukul 1:23 AM

    Okelah kalo begitu.
    Hahaha…….

    Semangat ya kka Q.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: